masa tua

Akhir2 ini berita tentang pejabat negara yang ditangkap oleh KPK sedang hit lagi. Apalagi tentang mantan ketua lembaga tinggi negara yang baru saja pensiun dari jabatannya. Tindakannya di masa lalu membawa beliau ke dalam perkara di masa tuanya saat ini. Sungguh miris sebenarnya, sudah (cukup) sepuh tapi masih harus berhadapan dengan perkara hukum, terlepas dari benar atau tidaknya langkah beliau di masa lalu biarlah hukum yang membuktikannya. Di masa pensiunnya, mungkin saja sebetulnya beliau merindukan kehidupan yang lebih santai tapi tetap produktif. Masih bisa kumpul bersama cucu tapi juga tetap menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk bangsa.

happy-family-12024651

Melihat kasus ini, saya jadi melihat keempat orangtua saya. Mereka semua masih tergolong produktif di usia pensiun. Melihat umurnya semua seharusnya sudah pensiun wong sudah di atas 60 tahun. Tapi ternyata untuk bapak ibu mertua, masa kerjanya diperpanjang jadi akhirnya beliau berdua masih mengajar. Sementara itu bapak ibu saya, walaupun sudah tidak bekerja secara formal tetapi masih aktif di organisasi. Apalagi si bapak masih wira wiri kesana kemari sendirian. Yang menjadi kesamaan dari mereka adalah kenikmatan masa tua bersama cucu. Berhubung cucu baru satu untuk kedua pihak jadilah si cucu ini dikangeni terus stiap hari. Bapak ibu saya lebih beruntung karena setiap hari bertemu cucu wong cucunya memang dititip ke rumah mereka πŸ˜€ Tapi bapak ibu mertua selalu menelepon setiap hari. Sehari bisa 3-4 kali hanya untuk mendengarkan suara si cucu. Apalagi si cucu ini udah pinter cerita jadilah mereka seneng banget mendengarnya. Bahagia itu sederhana πŸ™‚

Kadang-kadang sempat terbersit rasa tidak tega pada eyangs yang membantu momong cucu apalagi kalo si bocah baru ngeyel luar biasa. Tapi melihat mereka tertawa senang mendengar ocehan bocah itu rasanya jadi gimana gitu. Rasa capek mereka ikut hilang. Dan kalo pas kita pamitan pas hari Jumat, biasanya si eyang agak melow karena baru bisa ketemu lagi hari Minggu. Ah sedahsyat itu efek cucu yah πŸ™‚

Beberapa eyang-eyang teman bapak ibu yang pernah saya temui juga selalu bahagia bila ditemani cucu2 mereka. Mata mereka berbinar ketika membahas para cucu ini. Ada yang setiap hari kumpul sama cucu karena anaknya masih tinggal bersama atau karena rumahnya jadi home base penitipan para cucu dan ART, ada yang setiap hari kebagian jatah anter jemput cucu ke sekolah, ada yang ke mana2 harus bawa cucu karena no ART. Macem2 lah dan yang penting semua terlihat senang.
Many thanks buat para eyangs yang sangat berbaik hati mau merawat para cucu walaupun sebetulnya itu bukan tugas mereka.

Kira2 seperti apa yah hidup kita nantinya 25-30 tahun ke depan?
Melihat anak2 bekerja dan menikah, main bersama cucu, liburan berdua bersama suami maupun bersama keluarga besar, dan tetap ngupi2 cantik bersama teman2 seangkatan πŸ™‚
Semoga selalu diberi kesehatan supaya bisa tetap produktif untuk keluarga dan untuk sesama. Semoga setiap langkah di masa muda saat ini selalu diberkati Tuhan supaya tetap lurus dan membawa kebaikan untuk orang banyak. Aminnnn.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s