chikungunya

Kemaren dapet kabar kurang baik dari mbake lintang. Dia ijin ga masuk kerja karena kena chikungunya. Sebenernya sih ga tau juga, diagnosis itu dari dokter atau cuma kata orang. Soalnya pas hari sabtu kemaren dia ngeluh kakinya pegel2 dan akhirannya dia mendiagnosis dirinya sendiri karena asam urat (ini juga karena dikasi tau tetanggaku dan dikasi obat juga ma dia karena sama2 asam urat). Trus karena pegel banet itu, si mbak ini cuma sebentar di rumah dan masih meninggalkan baju yang belum disetrika. Trus minggu siang itu dia telpon dan bilang kalo kena chikungunya dan mo ijin sampe sembuh. Ya wis ga papa. Aku juga ga nanya2 lebih lanjut karena suara dia dah kaya orang mo nangis gitu, yang artinya emang sakit beneran. Semoga cepet sembuh ya mbake..

Dalam hati kepikiran sih, kira2 chikungunya ini bisa kena ke Lintang ga ya? Kan serem banget kalo anak kecil begitu kena. Dari dulu sering denger sih penyakit ini tapi ga pernah tau persisnya apa dan gimana. Akhirnya browsing lah..

Demam Chikungunya disebabkan oleh infeksi virus Chikungunya. Virus ini masih satu keluarga dengan Virus Dengue, penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Virus ini masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes Albopictus yang juga nyamuk penular DBD. Demam Chikungunya sering rancu dengan DBD karena mempunyai gejala yang awal yang hamper sama, tetapi gejala nyeri sendi merupakan gejala yang penting pada demam Chikungunya. Tetapi untuk pasti membedakannya adalah dengan pemeriksaan laboratorium darah pada demam hari ke 3.

 Gejala dan Tanda

Nyamuk Aedes yang sudah terinfeksi virus Chikungunya bila menggigit manusia akan menularkan virus Chikungunya. Di dalam tubuh manusia, virus tidak serta merta menimbulkan gejala, tetapi memerlukan masa berkembangbiakan (masa tunas) 1-12 hari untuk dapat menimbulkan gejala.

Gejala-gejala Demam Chikungunya adalah

  • Demam mendadak tinggi, disertai menggigil dan muka kemerahan. Panas tinggi selama 2-4 hari kemudian kembali normal.
  • Sakit persendian. Nyeri sendi merupakan keluhan yang sering muncul sebelum timbul demam dan dapat bermanifestasi berat, sehingga kadang penderita merasa lumpuh. Sendi yang sering dikeluhkan: sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang.
  • Nyeri otot. Nyeri bisa terjadi pada seluruh otot atau pada otot bagian kepala dan daerah bahu. Kadang terjadi pembengkakan pada pada otot sekitar mata kaki.
  • Bercak kemerahan ( ruam ) pada kulit. Bercak kemerahan ini terjadi pada hari pertama demam, tetapi lebih sering pada hari ke 4-5 demam. Lokasi biasanya di daerah muka, badan, tangan, dan kaki. Kadang ditemukan perdarahan pada gusi.
  • Nyeri kepala: nyeri kepala merupakan keluhan yang sering ditemui.
  • Kejang, biasanya pada anak karena panas yang terlalu tinggi, jadi bukan secara langsung oleh penyakitnya.
  • Gejala lain. Gejala lain yang kadang dijumpai adalah pembesaran kelenjar getah bening di bagian leher.

Pada demam chikungunya ini, keluhan yang dominan adalah nyeri sendi. Nyeri biasanya muncul tidak hanya pada satu sendi, melainkan pada banyak sendi dan berpindah-pindah dari satu sendi ke sendi yang lainnya. Sendi yang terasa nyeri biasanya sendi-sendi kecil seperti sendi tangan, pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan sendi kaki. Sendi yang lebih besar jarang terkena. Selain nyeri, terkadang muncul pembengkakan dan kemerahan pada sendi sehingga terjadi hambatan pergerakan sendi. Pada 5–10% pasien, keluhan nyeri sendi, kekakuan sendi, dan pembengkakan sendi ini dapat berlangsung hingga berhari-hari sampai setahun setelah demam menghilang. Berat ringannya komplikasi yang timbul sangat tergantung dari usia pasien. Semakin muda usia pasien maka komplikasi yang timbul akan semakin ringan.

 Pada anak kecil dimulai dengan demam mendadak dengan kulit kemerahan. Ruam-ruam merah muncul setelah 3-5 hari. Mata biasanya merah disertai dengan tanda-tanda seperti flu. Sering dijumpai anak kejang demam. Gejala lain yang ditimbulkan adalah mual, muntah kadang disertai dengan diare. Pada anak yang lebih besar, demam biasanya diikuti rasa sakit pada otot dan sendi serta terjadi pembesaran kelenjar getah bening. Pada umumnya demam pada anak hanya berlangsung selama tiga hari dengan tanpa atau sedikit sekali dijumpai perdarahan maupun syok.

Diagnosa

Untuk memperoleh diagnosis akurat perlu beberapa uji serologik antara lain
uji hambatan aglutinasi (HI), serum netralisasi, dan IgM capture ELISA. Tetapi pemeriksaan serologis ini hanya bermanfaant digunakan untuk kepentingan epidemiologis dan penelitian, tidak bermanfaat untuk kepentingan praktis klinis sehari-hari.

 Penanganan

Pengobatan demam Chikungunya adalah pengobatan simptomatis (menghilangkan gejala) dengan obat demam, dan  atau anti-nyeri, disertai istirahat, dan makan minum cukup. Perjalanan penyakit ini umumnya cukup baik, karena bersifat self limited, yakni akan sembuh sendiri.

Belum ditemukan obat spesifik untuk penyakit ini. Juga belum ditemukan vaksinasi yang berguna sebagai tindakan preventif. Namun pada penderita yang telah terinfeksi timbul imunitas / kekebalan terhadap penyakit ini dalam jangka panjang.

Untuk memperbaiki keadaan umum penderita dianjurkan makan makanan yang bergizi, cukup karbohidrat dan terutama protein serta minum sebanyak mungkin. Perbanyak mengkonsumsi buah-buahan segar atau minum jus buah segar. Pemberian vitamin peningkat daya tahan tubuh mungkin bermanfaat untuk penanganan penyakit. Selain vitamin, makanan yang mengandung cukup banyak protein dan karbohidrat juga meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh

yang bagus dan istirahat cukup bisa mempercepat penyembuhan penyakit. Minum banyak juga disarankan untuk mengatasi kebutuhan cairan yang meningkat saat terjadi demam.

Pencegahan

Satu-satunya cara menghindari penyakit ini adalah membasmi nyamuk pembawa virusnya. Nyamuk ini, senang hidup dan berkembang biak di genangan air bersih seperti bak mandi, vas bunga, dan juga kaleng atau botol bekas yang menampung air bersih.

Nyamuk bercorak hitam putih ini juga senang hidup di benda-benda yang menggantung seperti baju-baju yang ada di belakang pintu kamar. Selain itu, nyamuk ini juga menyenangi tempat yang gelap dan pengap.

Sumber:

http://www.pantirapih.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=143:demam-chikungunya&catid=51:umum&Itemid=97

http://medicastore.com/artikel/173/Penatalaksanaan_Demam_Chikungunya.html

http://puskesmaskutasatu.com/artikel/demam%20chikungunya.htm

http://diskesklungkung.net/?p=829

sumber gambar dr sini 

 

chikungunya_2

Sebenernya agak lega sih dengan info2 chikungunya yang didapat ini. Paling tidak, penyakit ini tidak seperti DB. Tapi namapun penyakit, seringan apapun kan ya tetap ga enak. Apalagi kalo yang kena anak kecil. Kebayang deh nyeri sendinya yang ga enak itu. Duh, semoga kami sekeluarga ga ikut terkena deh. Mungkin ini juga peringatan bagi kami untuk rajin-rajin membersihkan rumah.

Semoga kami sekeluarga selalu sehat dan mbake bisa pulih dan sehat lagi. Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s